loading…
Uniknya, kali ini para ayah yang justru meramaikan sekolah dan mengambil rapor para murid. Foto/TikTok @heryzzok.
JAKARTA – Pembagian rapor biasanya menjadi momen yang identik dengan kehadiran ibu-ibu sebagai perwakilan orang tua. Namun, baru-baru ini terjadi pergeseran menarik ketika sejumlah ayah justru terlihat antusias mengambil rapor untuk anak-anak mereka di sekolah.
Momen ini menarik perhatian banyak orang setelah diunggah di media sosial, khususnya TikTok. Dalam unggahan tersebut, para ayah terlihat berbaris rapi di lapangan sekolah menunggu giliran untuk mengambil rapor anak masing-masing.
“Ambil rapor, bapak langsung gas berangkat,” tulis pemilik akun yang mengunggah video tersebut. Kalimat ini memicu gelak tawa sekaligus menunjukkan bahwa para ayah sangat menikmati momen tersebut.
Reaksi netizen pun beragam, mulai dari yang menganggapnya sebagai hal positif hingga yang menganggap momen ini sebagai bentuk dukungan dari para ayah terhadap pendidikan anak. Ini bisa jadi menjadi babak baru dalam pelibatan orang tua di dunia pendidikan.
Kepentingan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak di Sekolah
Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua. Kehadiran orang tua di sekolah dapat memberikan dukungan moral dan motivasi bagi anak-anak mereka.
Selama ini, peran orang tua, terutama ibu, lebih terlihat dalam kegiatan-kegiatan sekolah. Melihat ayah-ayah yang antusias mengambil rapor anak-anak mereka, menunjukkan perubahan sosial yang semakin positif.
Tak hanya sekadar mengambil rapor, kehadiran orang tua di sekolah juga membantu dalam membangun komunikasi yang baik antara guru dan orang tua. Hal ini bisa meningkatkan kualitas pembelajaran anak di sekolah.
Peran Ayah dalam Pendidikan Anak: Mengubah Paradigma
Pergeseran peran ini mengubah paradigma tentang siapa yang seharusnya hadir dalam aktivitas sekolah. Ayah yang aktif turut andil dalam pendidikan bisa menginspirasi hadirnya kesetaraan dalam pengasuhan.
Dengan lebih banyak ayah yang terlibat, anak-anak dapat merasakan dukungan dari kedua orang tua. Ini penting untuk perkembangan psikologis anak dan begitu berpengaruh pada kepercayaan diri mereka.
Peran ayah yang lebih aktif juga dapat mempengaruhi cara anak memandang pendidikan. Mereka akan semakin termotivasi untuk belajar dan berprestasi, karena merasa didukung oleh kedua orang tua mereka.
Fenomena Viral: Keberanian Mengubah Tradisi
Video yang viral di media sosial mencerminkan keberanian para ayah untuk mengubah tradisi. Ini adalah langkah positif menuju modernisasi peran orang tua dalam pendidikan.
Media sosial memainkan peran besar dalam menyebarluaskan fenomena ini. Ketika satu video menjadi viral, banyak orang lain terinspirasi untuk melakukan hal serupa di lingkungan mereka.
Tak hanya hiburan, fenomena ini juga bisa jadi momen refleksi bagi masyarakat tentang pentingnya keterlibatan orang tua. Ke depan, diharapkan semakin banyak kegiatan di mana kedua orang tua bisa turut serta.
















