loading…
UI memberikan dukungan pendidikan yang mencakup beasiswa UKT selama 2 semester kepada mahasiswanya yang terdampak banjir Sumatera. Foto/UI.
UI berhasil mengidentifikasi 28 orang mahasiswa yang membutuhkan bantuan, dengan 11 di antaranya masuk tahap prioritas yang membutuhkan intervensi akademik segera agar tidak putus kuliah karena faktor ekonomi akibat terdampak bencana.
baca juga: Diktisaintek Berdampak, Kampus Aktif Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Sumatera
Pada acara penyerahan dukungan pendidikan, Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah secara langsung menyerahkan map mapras berisi surat jaminan studi kepada 11 mahasiswa prioritas penerima manfaat.
“Simbolisasi ini membawa pesan kuat: ‘Kamu aman kuliah di sini, teruskanlah semangat gapai cita-cita demi masa depan’. UI memastikan tidak ada mahasiswa terdampak bencana banjir & longsor Sumatra yang harus putus kuliah. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga nyala Pendidikan di tengah duka,”katanya melalui siaran pers, Rabu (17/11/2025).
Pendidikan yang berkelanjutan merupakan hak setiap individu, termasuk mahasiswa yang menghadapi situasi sulit. Dalam menghadapi bencana alam seperti yang melanda Pulau Sumatera, upaya Universitas Indonesia untuk memberikan dukungan kepada mahasiswanya sangat patut diapresiasi. Dengan menjamin kelanjutan studi bagi mahasiswa yang terdampak, UI menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dan kesejahteraan mahasiswanya.
Musibah seperti banjir dan tanah longsor tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu kehidupan sosial dan pendidikan. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan oleh UI menjadi sangat penting untuk menjaga semangat belajar mahasiswa yang terpengaruh oleh kejadian tersebut. Ini adalah langkah konkret yang dapat membantu mahasiswa untuk tetap fokus pada pendidikan mereka meski di tengah situasi yang tidak menguntungkan.
Universitas Indonesia tidak hanya berperan sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai lembaga yang peduli akan nasib para mahasiswa. Melalui program yang disiapkan, UI berusaha untuk mengurangi dampak negatif dari bencana tersebut, serta memastikan bahwa tidak ada dampak jangka panjang terhadap pendidikan mahasiswa.
Dampak Banjir dan Tanah Longsor terhadap Mahasiswa di Sumatera
Banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera telah menyebabkan banyak kerugian. Banyak mahasiswa merasa terdesak secara finansial akibat kerusakan yang terjadi pada tempat tinggal mereka, yang dapat berpotensi menghentikan pendidikan mereka. Dengan adanya dukungan dari pihak universitas, mereka dapat tetap melanjutkan studi tanpa khawatir masalah ekonomi mengganggu proses belajar mereka.
Terkait situasi ini, universitas bertanggung jawab untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan agar mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat. Melalui identifikasi yang dilakukan, UI dapat menentukan siapa saja yang paling membutuhkan bantuan, sehingga sumber daya yang ada dapat dialokasikan secara tepat.
Kepedulian UI ini tidak hanya membantu mahasiswa secara individu, tetapi juga menciptakan budaya saling membantu dalam komunitas kampus. Dalam keadaan krisis, sangat penting bagi sebuah institusi pendidikan untuk menunjukkan kepemimpinan dan komitmen terhadap kesejahteraan para siswanya.
Inisiatif Universitas Indonesia dalam Mendukung Mahasiswa Terdampak
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, secara langsung menyerahkan bantuan pendidikan kepada mahasiswa yang membutuhkan. Upaya ini menunjukkan bahwa pimpinan universitas memprioritaskan kesejahteraan siswa dalam situasi sulit. Ini menciptakan rasa percaya dan berharap di kalangan mahasiswa, yang merupakan bagian penting dari proses pendidikan mereka.
Pemberian surat jaminan studi menjadi simbol bahwa mahasiswa tidak sendirian menghadapi tantangan ini. Dengan dukungan ini, mereka diharapkan dapat tetap fokus menempuh pendidikan tinggi sambil berjuang untuk masa depan mereka. Selain itu, langkah ini juga memberikan pesan moral kepada mahasiswa lainnya untuk saling mendukung dalam situasi yang sulit.
Langkah konkret ini menunjukkan bagaimana pendidikan tinggi dapat berperan aktif dalam menghadapi bencana alam dan dampaknya terhadap mahasiswanya. Tindakan seperti ini bisa menjadi contoh bagi institusi lain untuk mengutamakan kesejahteraan siswa terlebih dahulu.
Pentingnya Kesinambungan Pendidikan dalam Situasi Krisis
Pendidikan adalah alat untuk mempersiapkan generasi mendatang. Dalam situasi krisis seperti bencana alam, menjaga kesinambungan pendidikan sangatlah penting. Universitas harus berupaya agar mahasiswa tetap dapat mengikuti perkuliahan tanpa terhalang oleh peristiwa yang tidak terduga.
Dukungan pendidikan yang diberikan UI bisa menjadi contoh bagi institusi lain dalam menangani masalah serupa. Sistem penanganan yang responsif terhadap bencana dapat membantu mahasiswa mengatasi kesulitan dan meningkatkan ketahanan mereka di masa depan. Ini merupakan win-win solution bagi pihak universitas dan mahasiswa.
Melalui pendekatan proaktif, UI menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengutamakan akademis, tetapi juga perhatian terhadap kondisi sosial dan ekonomi mahasiswa. Dengan langkah ini, semangat pendidikan tidak akan padam bahkan dalam situasi yang sulit sekalipun.
















