Faris Budiman Annas merupakan sosok akademisi yang memperlihatkan dedikasi tinggi terhadap isu kesehatan anak melalui penggunaan teknologi. Sebagai dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Paramadina, ia mengajak banyak pihak untuk meningkatkan literasi kesehatan menggunakan media menarik seperti animasi dan video.
Dalam era digital yang semakin berkembang, penyampaian informasi kesehatan kepada anak-anak membutuhkan kreativitas yang tinggi. Faris mencoba menjembatani kesenjangan ini dengan menawarkan solusi yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan anak.
Melalui karya-karya visual yang menarik, pesan kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah dicerna. Ini penting, karena informasi yang dicerna dengan baik akan lebih mungkin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh anak-anak.
Strategi Komunikasi Kesehatan untuk Anak yang Efektif
Penerapan animasi dan media interaktif dalam penyampaian isu kesehatan telah menjadi salah satu fokus utama Faris. Dia menjelaskan bahwa dengan menggunakan gaya penyampaian yang sesuai dengan usia, anak-anak akan lebih tertarik untuk menyimak dan memahami informasi yang disampaikan.
Dengan strategi ini, Faris tidak hanya berupaya mengedukasi anak, tetapi juga melibatkan orang tua untuk memahami isu-isu kesehatan. Keterlibatan orang tua sangat penting karena mereka adalah pendukung utama dalam menerapkan literasi kesehatan di rumah.
Pentingnya Teknologi dalam Penyampaian Informasi Kesehatan
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, cara-cara kampanye kesehatan juga semakin maju. Faris menggambarkan bahwa media digital memungkinkan penyebaran informasi kesehatan yang luas dan cepat.
Hal ini juga memungkinkan adanya permainan interaktif yang dapat memudahkan anak-anak untuk belajar sambil bermain. Dengan demikian, mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran tersebut.
Pendekatan Komunitas dan Keterlibatan Langsung di Lapangan
Faris aktif sebagai relawan di berbagai proyek di daerah-daerah tertinggal, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menerapkan ilmunya dengan terjun langsung ke lapangan, mengedukasi anak-anak dan orang tua mengenai pentingnya kesehatan dan gizi.
Keterlibatannya di berbagai proyek ini menunjukkan bahwa akademisi dapat berkontribusi langsung dalam masyarakat. Faris berperan penting dalam meningkatkan kesadaran komunitas tentang isu-isu kesehatan yang sering kali terabaikan.
















