LLDikti Wilayah III kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui KKN Tematik Merajut Nusantara 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 29 Juli hingga 12 Agustus 2025 di wilayah 3T di Indonesia yaitu Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, NTT.
Universitas Budi Luhur ditunjuk sebagai Focal Point KKN Tematik Merajut Nusantara III, yang berperan mengawal kelancaran pelaksanaan KKN lintas perguruan tinggi. Mengusung tema Bersama, Lebih Berdampak kegiatan KKN Tematik ini merupakan wujud kolaborasi antara LLDIKTI Wilayah III Jakarta dan 28 perguruan tinggi lain dengan jumlah peserta mencapai 100 orang.
Fokus pengabdian diarahkan pada tiga bidang utama yang mendukung Astacita Pemerintah: pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif.
Di bidang pendidikan, tim KKN Tematik berperan aktif membangun kualitas SDM melalui pembelajaran deep learning. Mahasiswa dan dosen memberikan sosialisasi serta pelatihan kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Riung, sehingga metode pembelajaran dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
Pada bidang kesehatan, dilakukan penyuluhan mengenai stunting, gizi seimbang, pola hidup sehat, pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian multivitamin. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang berharap kegiatan serupa terus berlanjut.
Sementara di bidang ekonomi kreatif, peserta KKN Tematik mengangkat potensi wisata Riung, khususnya destinasi 17 Pulau. Promosi dilakukan melalui pembuatan cenderamata seperti kaos dengan desain khas 17 Pulau, serta pelatihan promosi digital melalui media sosial sehingga peningkatan pemasaran digital dapat meningkatkan penghasilan warga.
Pengabdian yang dilakukan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi yang harmonis dapat tercipta demi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keberadaan mahasiswa di lapangan juga memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya membawa ilmu pengetahuan, tetapi juga semangat dan motivasi bagi masyarakat dalam menjawab tantangan yang ada.
Peran Mahasiswa dalam KKN Tematik 2025 untuk Masyarakat
Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas mereka di lapangan. Dengan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, para mahasiswa dapat memberikan perspektif baru dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Di dalam pelaksanaan KKN Tematik, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendengar yang baik. Mereka mengumpulkan informasi dan kebutuhan masyarakat, sehingga program yang dijalankan dapat lebih relevan dan bermanfaat.
Pendidikan yang diberikan selama KKN ini ditujukan agar guru-guru dapat meneruskan pengetahuan kepada siswa mereka. Dengan begitu, dampak positif dari program ini akan terasa lebih lama dan menyebar di kalangan masyarakat.
Pelatihan yang dilakukan juga bertujuan untuk menciptakan pemahaman yang mendalam terkait isu-isu penting, seperti kesehatan dan ekonomi. Dengan demikian, mahasiswa berkontribusi dalam pengembangan komunitas dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dampak Kegiatan KKN Terhadap Pembangunan Masyarakat
Dampak dari KKN Tematik ini terlihat dalam meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu-isu kesehatan dan pendidikan. Misalnya, penyuluhan tentang gizi seimbang jauh lebih dikenal, sehingga masyarakat lebih memperhatikan asupan nutrisi mereka.
Dalam bidang pendidikan, hasil dari pelatihan juga mulai tampak. Guru-guru merasa lebih percaya diri dalam menerapkan metode pembelajaran yang baru dan efektif, dan ini tentunya berdampak positif pada hasil belajar siswa.
Pembangunan ekonomi lokal juga menjadi salah satu fokus KKN. Melalui upaya promosi wisata, masyarakat mendapatkan peluang baru untuk meningkatkan pendapatan mereka, yang pada gilirannya berkontribusi pada ekonomi daerah.
Kerjasama lintas perguruan tinggi juga menjadi salah satu aspek penting dalam KKN ini. Dengan bergabungnya berbagai institusi pendidikan, beragam pendekatan dan solusi dapat dihasilkan untuk mengatasi permasalahan yang ada.
Melihat Masa Depan: Harapan dan Rencana Setelah KKN
Setelah pelaksanaan KKN, harapan besar muncul agar program ini dapat berlanjut. Masyarakat dan mahasiswa sama-sama berharap bahwa kegiatan serupa dapat dilakukan di tahun-tahun mendatang untuk terus meningkatkan kualitas hidup mereka.
Program pendampingan seharusnya tidak berhenti hanya pada masa KKN. Rencana jangka panjang untuk mendukung masyarakat dalam mengimplementasikan hasil-hasil dari KKN perlu dipikirkan dan dijalankan.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan masyarakat harus terjalin dengan baik untuk menciptakan kondisi yang lebih baik. Dengan menggerakkan potensi lokal dan memberdayakan masyarakat, diharapkan kemajuan dapat dicapai lebih cepat.
Melalui KKN Tematik Merajut Nusantara 2025, diharapkan sangat terlihat perubahan yang signifikan di masyarakat, yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berkelanjutan. Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah.