loading…
Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) baru saja mengumumkan pembukaan Program Beasiswa LPDP–PKUMI 2026. Program ini dirancang untuk membentuk kader ulama yang memiliki integritas, wawasan luas, serta mampu berkontribusi dalam konteks sosial dan keagamaan di Indonesia.
Melalui inisiatif ini, Masjid Istiqlal ingin memperkuat posisi Islam yang moderat dan inklusif, yang dalam pandangan Imam Besar Masjid Istiqlal, sangat penting bagi perkembangan spiritual masyarakat. Pendidikan kader ulama ini bukan hanya sekadar akademis, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin.
Beasiswa ini mencakup tiga program studi siaga: S2 Pendidikan Kader Ulama, S2 Pendidikan Kader Ulama Perempuan, dan S3 Pendidikan Kader Ulama. Setiap program berjalan dengan kurikulum terintegrasi, mempertemukan pendekatan klasik dan kontemporer untuk menghasilkan pemimpin yang tidak hanya berwawasan dalam ilmu keislaman, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan.
Proses Seleksi dan Kriteria Penerimaan Beasiswa
Proses seleksi untuk Program Beasiswa LPDP–PKUMI 2026 terbuka bagi seluruh kandidat yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Calon peserta harus menunjukkan potensi yang kuat dalam bidang keislaman dan pendidikan, serta kemampuan untuk berkontribusi dalam pembangunan umat.
Penyaringan dilakukan secara bertahap dan melibatkan penilaian akademis, wawancara, serta ujian tertulis yang mengevaluasi pemahaman terhadap nilai-nilai Islam moderat. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya calon terbaik yang direkrut untuk mengikuti program ini.
Kriteria penerimaan juga mencakup komitmen terhadap nilai kebangsaan dan peran aktif dalam masyarakat. Program ini bertujuan untuk menjadikan lulusan mampu mewakili suara Islam yang moderat dan bertanggung jawab dalam konteks yang lebih luas.
Tujuan Pendidikan Kader Ulama di PKUMI
Tujuan utama dari PKUMI adalah mencetak pemimpin umat yang siap menghadapi tantangan zaman. Melalui pendidikan ini, diharapkan lulusan tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan inovatif dalam memberikan solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.
Program ini juga berupaya mengembangkan karakter dan kepemimpinan para peserta. Dengan menanamkan pemahaman yang akurat mengenai nilai-nilai Islam, lulusan diharapkan dapat menjadi contoh bagi generasi selanjutnya.
Penekanan pada pembelajaran yang bersifat interdisipliner memungkinkan peserta untuk menghubungkan antara ilmu agama dan ilmu sosial secara holistik. Ini memberikan perspektif yang lebih luas dan pemahaman mendalam tentang peran mereka di masyarakat.
Pengalaman Belajar dan Kesempatan Internasional
PKUMI menawarkan pengalaman belajar unik yang menggabungkan teori dan praktik. Dalam kurikulum yang dirancang, terdapat berbagai modul yang melibatkan interaksi langsung dengan masyarakat, sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan pembelajaran mereka.
Kesempatan untuk mengikuti program short course di luar negeri juga menjadi salah satu daya tarik utama dari beasiswa ini. Peserta akan mendapatkan pengalaman belajar global yang akan memperkaya wawasan mereka dalam kajian keislaman.
Dengan memfasilitasi program pertukaran pelajar dan seminar internasional, PKUMI berkomitmen untuk menempatkan lulusan sebagai aktor penting dalam dialog antarumat beragama. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan harmoni dan kerukunan di masyarakat yang majemuk.
















