loading…
Atlet nasional yang juga mahasiswa FIKK Unesa Anjani Dwi Apriliah meraih medali Perunggu di olahraga Petanque di SEA Games 2025. Foto/Unesa.
Indonesia telah mengukir prestasi yang gemilang di ajang SEA Games 2025. Salah satu tokoh inspiratif di balik kesuksesan ini adalah Anjani Dwi Apriliah, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya.
Per 15 Desember 2025, tim Indonesia telah mengumpulkan 179 medali yang terdiri dari 52 emas, 64 perak, dan 63 perunggu. Posisi Indonesia saat ini berada di urutan kedua setelah Thailand, yang menduduki puncak dengan total 286 medali.
Anjani pun berhasil membawa pulang medali perunggu dalam nomor single woman cabang petanque. Pencapaian ini merupakan bukti dari komitmennya untuk berprestasi di panggung internasional.
Debut Anjani di SEA Games adalah sebuah langkah besar dalam karier olahraganya. Keberhasilannya meraih medali ini menjadi momen bersejarah baik untuknya maupun untuk perkembangan olahraga petanque di Indonesia.
Mahasiswa dari Program Studi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga ini mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menyatakan bahwa medali perunggu yang diraihnya adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi yang telah dijalani selama ini.
Pencapaian Menyentuh Hati Dalam Kompetisi Internasional
Pencapaian Anjani sangat berarti bagi dirinya dan juga bagi banyak orang yang mengidolakannya. Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi para atlet muda lainnya untuk tidak menyerah mengejar mimpi mereka. Sejak kecil, Anjani telah menekuni olahraga ini dengan sepenuh hati.
Latihan keras yang dilakukannya selama bertahun-tahun membuahkan hasil di ajang bergengsi ini. Selama berada di Thailand, Anjani juga mendapat dukungan yang luar biasa dari rekan-rekannya, pelatih, dan tentu saja keluarga.
Pemilihan Thailand sebagai tuan rumah seakan menjadi tantangan tersendiri bagi Anjani dan kontingen Indonesia. Dengan semangat dan tekad yang kuat, ia menunjukkan bahwa segala rintangan bisa diatasi dengan usaha dan dedikasi.
Prestasi tersebut tidak hanya memberikan kebanggaan bagi Anjani, tetapi juga bagi negara tercinta. Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya di dunia olahraga internasional melalui pencapaian atlet muda seperti Anjani.
Pada akhir pertandingan, Anjani merasakan campur aduk antara bahagia dan haru. Perjuangannya selama ini terbayar dengan medali yang ia raih dan semangat juangnya akan terus memotivasi banyak orang.
Perjalanan Karier Olahraga Anjani Dwi Apriliah
Anjani memulai perjalanan karier olahraganya dengan menekuni berbagai cabang sebelum akhirnya jatuh cinta pada petanque. Sejak saat itu, ia bertekad untuk berprestasi dan mengukir nama baik Indonesia. Dengan berbagai latihan dan kompetisi yang diikutinya, Anjani mengasah kemampuannya secara konsisten.
Kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan juga memberi Anjani landasan teoritis dan praktis yang kuat. Ia memahami pentingnya kombinasi antara pendidikan dan olahraga untuk meraih pencapaian yang maksimal.
Didukung oleh pelatih yang berpengalaman, Anjani mendapatkan bimbingan yang tepat dalam mengembangkan teknik dan strategi bermain di petanque. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci dalam pencapaiannya meraih medali di SEA Games.
Perjuangannya tidak selalu mulus; ada banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari cidera hingga persaingan ketat dengan atlet lain. Namun, semangat dan tekad Anjani untuk terus berlatih dan berjuang tidak pernah surut.
Di SEA Games 2025, Anjani mampu membuktikan bahwa semua usaha keras yang telah ditempuh membuahkan hasil yang memuaskan. Medali perunggu ini adalah pengakuan atas seluruh jerih payah yang ia lakukan.
Dukungan Keluarga dan Lingkungan Sekitar
Dukungan dari keluarga menjadi salah satu aspek terpenting dalam perjalanan Anjani. Tanpa dorongan dan kehadiran orang-orang terdekat, mungkin ia tidak akan memiliki kepercayaan diri untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi. Keluarganya selalu mendukung setiap langkah yang ia ambil.
Rekan-rekan satu timnya juga memainkan peran kunci dalam proses ini. Mereka berbagi pengalaman dan saling menguatkan dalam setiap latihan dan kompetisi. Kebersamaan ini menciptakan ikatan yang kuat dan semangat juang yang tinggi.
Pelatihan yang dilakukan secara terstruktur juga memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan Anjani sebagai atlet. Pendekatan yang dilakukan oleh pelatihnya sangat mendukung kemajuan dan peningkatan kinerjanya selama latihan.
Lingkungan yang positif dan bersahabat menciptakan tekanan yang sehat bagi Anjani. Semua dukungan ini semakin memotivasi dirinya untuk dapat berprestasi lebih baik lagi, baik di kancah nasional maupun internasional.
Melalui semua ini, Anjani menjadi contoh sempurna tentang bagaimana dukungan dari keluarga dan lingkungan dapat berkontribusi bagi kesuksesan seorang atlet. Keberhasilannya membuktikan bahwa kolaborasi antara berbagai elemen adalah kunci untuk meraih prestasi maksimal.















