5 siswa kelas XI SMA Labschool Kebayoran berhasil menjadi juara 2 dalam ajang NextGen Business Olympiad (NGBO) di Vietnam. Prestasi ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras mereka dalam menyiapkan diri menghadapi kompetisi internasional yang bergengsi.
SMA Labschool Kebayoran selalu berusaha untuk mencapai pencapaian yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan tim ini menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen mereka dalam dunia pendidikan dan kompetisi global.
Pada 17 Januari 2026, di Ho Chi Minh City, Vietnam, kelima siswa tersebut meraih tempat kedua di ajang NGBO yang diselenggarakan oleh University of Finance – Marketing Vietnam. Kolaborasi ini juga melibatkan Indonesia Young Scientist Association dan Cita Inovasi Indonesia, menunjukkan sinergi antara berbagai pihak untuk mendorong prestasi pelajar.
Tim beranggotakan Nata Sudira Adhisakti Satriadi, Tristan Ahmad, Zidni Adam, M. Fatih Akbar, dan Fadri Syailendra ini telah menjalani persiapan yang matang. Nata, selaku juru bicara tim, mengungkapkan bagaimana mereka mencurahkan waktu dan usaha untuk mempelajari model bisnis yang relevan dengan konteks internasional.
Dengan memanfaatkan gamification dalam produk mereka yang bernama BERUANG, mereka berupaya menyampaikan literasi keuangan dengan cara yang menyenangkan. Pendekatan inovatif ini diharapkan dapat membawa pemahaman yang lebih baik bagi para pengguna.
Prestasi ini tidak hanya menambah bangga SMA Labschool Kebayoran, tetapi juga menegaskan posisinya di panggung internasional. Pendidikan yang berkualitas dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci dalam pencapaian ini.
Keberhasilan Tim SMA Labschool di Ngbo dan Persiapan yang Matang
Keberhasilan yang diraih oleh tim SMA Labschool merupakan hasil dari kerja keras dan persiapan yang teliti. Nata Sudira Adhisakti Satriadi, sebagai perwakilan tim, menegaskan betapa pentingnya mempelajari berbagai model bisnis sebelum terjun ke dalam kompetisi.
Proses persiapan dimulai jauh sebelum hari H, dengan penekanan pada pemahaman mendalam mengenai literasi keuangan. Materi ini kemudian diterjemahkan menjadi sebuah konsep gamifikasi, yang bertujuan untuk membuat pembelajaran lebih atraktif dan mudah diterima oleh khalayak umum.
Dengan memahami tantangan yang dihadapi, mereka berhasil menciptakan sebuah produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan dapat diakses oleh berbagai kalangan. Pendekatan inovatif dalam pembelajaran ini menggambarkan bagaimana pendidikan seharusnya berkembang.
Selama kompetisi, mereka tidak hanya bersaing dengan peserta dari dalam negeri, tetapi juga dari berbagai negara. Ini memberi mereka pengalaman berharga dan wawasan baru yang tidak dapat ditemukan di ruang kelas.
Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama dan kolaborasi antaranggota tim. Mereka saling mendukung dan berbagi ide, sehingga mampu mengatasi berbagai rintangan yang muncul selama proses persiapan.
Peran SMA Labschool dalam Mendorong Kreativitas Pelajar
SMA Labschool Kebayoran telah menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong kreativitas dan inovasi. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menekankan teori, tetapi juga pada praktik nyata dalam menghadapi tantangan global.
Melalui berbagai program ekstra kurikuler dan kompetisi, siswa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi potensi mereka. Ini penting untuk membangun kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab terhadap pembelajaran mereka sendiri.
Secara berkala, sekolah ini juga mengadakan workshop dan seminar yang berfokus pada topik-topik relevan, memungkinkan siswa untuk belajar langsung dari para ahli di bidangnya. Inisiatif ini semakin memperkaya wawasan siswa dan membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan.
Dengan dukungan dari guru serta pihak sekolah, siswa didorong untuk berpikir kritis dan kreatif. Ini merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi masa depan yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Tidak hanya fokus pada akademis, SMA Labschool juga mengedepankan nilai-nilai sosial dan etika dalam pembelajaran. Ini menjadi bagian integral dari pendidikan yang mereka terima di sekolah.
Perspektif Global dalam Pendidikan: Membangun Karakter Melalui Kompetisi
Kompetisi internasional seperti NGBO memberi siswa kesempatan untuk berinteraksi dengan pemikiran global. Ini membuka wawasan mereka terhadap berbagai budaya dan pendekatan dalam menyelesaikan masalah.
Lebih dari sekadar meraih medali, pengalaman sepanjang ajang ini memberikan pelajaran berharga bagi para peserta. Mereka belajar untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan berpikir kritis dalam situasi yang menantang.
Selain itu, interaksi dengan pelajar dari negara lain memberikan perspektif baru yang dapat diterapkan di lingkungan mereka sendiri. Hal ini sangat penting dalam membangun karakter dan pemahaman multikultural yang akan bermanfaat di masa depan.
SMA Labschool menjadikan kompetisi semacam ini sebagai bagian dari strategi pendidikan mereka untuk merangsang perkembangan siswa. Setiap pengalaman di luar kelas memperkaya proses pembelajaran yang tidak terukur dengan angka semata.
Seluruh rangkaian ini membentuk karakter siswa yang lebih tangguh dan siap menyongsong masa depan. Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya mengenai pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana siswa dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat.















