Jalan kaki adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk menjaga kebugaran tubuh. Dalam konteks ini, sering muncul perdebatan soal pilihan antara berjalan di treadmill atau di luar ruangan, masing-masing dengan kelebihan dan tantangannya.
Setiap metode memiliki penggemarnya sendiri. Ada yang merasa lebih nyaman dengan aktivitas dalam ruangan, sementara yang lain menikmati sensasi alam terbuka saat berjalan.
Pertanyaan yang muncul adalah, mana yang lebih efektif untuk kesehatan kita? Bergantung pada individu, keputusan ini bisa jadi cukup subjektif.
Menilai efektivitas jalan kaki di luar ruangan dan di treadmill
Penting untuk memahami bahwa efektivitas berjalan tidak ditentukan hanya oleh tempat, tetapi juga oleh faktor lain seperti kecepatan, durasi, dan konsistensi. Baik jalan di treadmill maupun di luar ruangan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan asalkan diterapkan dengan benar.
Survei menunjukkan bahwa banyak orang merasa lebih termotivasi saat berada di luar ruangan, meskipun treadmill menawarkan kontrol lebih besar. Keduanya memiliki plus-minus yang patut dipertimbangkan.
Menurut ahli kesehatan, berjalan selama 30 menit di treadmill dengan intensitas sedang dapat memberikan manfaat yang sebanding dengan jalan kaki di luar ruangan, sehingga keduanya tidak patut dipandang sebelah mata.
Kelebihan jalan kaki di luar ruangan yang perlu diketahui
Salah satu keunggulan berjalan di luar ruangan adalah medan yang bervariasi. Hal ini berkontribusi pada kerja otot yang lebih terlibat, termasuk otot penyeimbang yang mungkin tidak terlatih saat menggunakan treadmill.
Aktivitas fisik di luar juga sering kali berkaitan dengan peningkatan kesehatan mental. Berjalan di tempat-tempat hijau dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan suasana hati kita.
Selain manfaat mental, berjalan di luar membantu tubuh kita memproduksi vitamin D yang sangat penting. Sinar matahari berkontribusi pada kesehatan tulang dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.
Kelebihan berjalan di treadmill yang tidak bisa diabaikan
Di sisi lain, treadmill menawarkan kontrol lebih besar, dari kecepatan hingga kemiringan. Ini sangat menguntungkan bagi mereka yang ingin mengejar target spesifik tanpa terganggu oleh elemen luar seperti cuaca.
Berjalan di treadmill juga mengurangi risiko cedera, terutama untuk pemula atau individu yang dalam masa pemulihan. Kelemahan yang lebih kecil terhadap lingkungan membuat ini jadi pilihan aman.
Pemantauan yang lebih mudah atas kemajuan, seperti kalori terbakar dan jarak tempuh, juga menjadi nilai tambah menggunakan treadmill. Informasi tersebut dapat memberikan motivasi tambahan dalam berolahraga.
Membandingkan hasil yang dicapai dari keduanya
Meskipun treadmill menawarkan pengendalian yang lebih baik, berjalan di luar ruangan dapat membakar kalori lebih banyak. Penggunaan energi yang lebih tinggi saat berjalan di medan yang tidak rata adalah salah satu faktornya.
Untuk banyak orang, menikmati keindahan alam saat bergerak adalah pengalaman yang lebih memuaskan. Keseimbangan antara latihan fisik dan kenyamanan mental sangat penting dalam memilih metode yang tepat.
American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik setiap minggu. Ini bisa dianggap sebagai panduan umum bagi siapa saja yang ingin mempertahankan kesehatan jantung.















