Gas nitrous oxide (N2O) meningkatkan risiko kesehatan jika digunakan secara tidak benar. Sebagai gas yang sering disalahgunakan untuk efek euforia, N2O memiliki banyak bahaya yang bisa mengancam kesehatan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan N2O dalam jangka panjang dapat menurunkan kesuburan. Dalam keadaan tertentu, penggunaan gas ini juga dapat mengakibatkan keguguran pada wanita hamil, yang merupakan salah satu dampak serius dari penyalahgunaan.
Gejala dan Dampak Kesehatan Akibat N2O yang Harus Diperhatikan
National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) di Amerika Serikat menyatakan bahwa menghirup N2O dapat mengakibatkan berbagai gejala fisik. Beberapa dari gejala tersebut termasuk sesak napas, pusing, bingung, serta sakit kepala yang parah.
Selain itu, orang yang terpapar N2O juga berisiko mengalami asfiksia, radang dingin di bawah kulit, dan gangguan reproduksi. Dengan mengetahui gejala-gejala ini, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada terhadap penggunaan N2O yang tidak bertanggung jawab.
CDC juga mengungkapkan organ tubuh yang menjadi target kerusakan akibat N2O, yaitu sistem pernapasan, sistem saraf, dan sistem reproduktif. Kerusakan pada organ-organ ini bisa bersifat permanen jika penggunaan gas dilakukan tanpa pengawasan medis yang ketat.
Berbagai Merek N2O yang Beredar di Pasaran dan Potensi Bahayanya
Penting untuk menyadari bahwa gas N2O dijual secara bebas di pasaran dan dapat dibeli secara online. FDA mengungkapkan bahwa banyak merek yang menawarkan N2O dengan berbagai kemasan dan promosi.
Di antara merek-merek tersebut adalah Cloud 9ine, Cosmic Gas, ExoticWhip, Goo Sticks, Miami Magic, dan Whip-it!. Merek-merek ini seringkali menjanjikan pengalaman yang menyenangkan, namun mengabaikan aspek keselamatan.
Tingkat aksesibilitas yang tinggi ini meningkatkan risiko penyalahgunaan N2O di kalangan anak muda. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan masyarakat untuk mengedukasi generasi muda tentang bahaya yang mengintai.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Penggunaan N2O
Dengan berbagai bahaya yang ada, sangat disarankan untuk tidak menggunakan N2O hanya untuk mendapatkan sensasi sesaat. Banyak negara telah menerapkan regulasi ketat terhadap penjualan dan distribusi gas ini.
Kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif penggunaan N2O perlu terus ditingkatkan. Edukasi yang baik dapat membantu mengurangi angka penyalahgunaan dan menjaga kesehatan generasi mendatang.
Berbagai organisasi kesehatan telah mengadakan kampanye untuk menyebarluaskan informasi tentang bahaya N2O. Kampanye ini bertujuan agar lebih banyak orang memahami efek buruk yang ditimbulkan dari penggunaan gas ini tanpa pengawasan para ahli.
Prof. Tjandra Yoga Aditama
Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Australia
Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara
Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit, serta
Kepala Balitbangkes Penerima Rekor MURI April 2024
Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024 – PERSI
Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025















